Assalamu’alaikum wr. wb.

Tidak anehlah orang saling mengenal bertemu mengucapkan salam dan berjabat tangan, walaupun masih ada diantaranya tidak mengucapkan salam dan berjabat tangan. Namun, sangatlah jarang orang bertemu mengucapkan alhamdulillah dan istighfar. Apakah memang ada anjuran demikian? Memang ada anjuran demikian, sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam yang artinya :

“Apabila dua orang saling berjumpa lalu berjabatan tangan, mengucap alhamdulillah dan beristighfar, maka Allah ‘Azza Wajalla mengampuni mereka. (HR. Abu Dawud).

Maknanya, bahwa pertemuan adalah suatu rahmat (melalui salam di do’akan dan melalui jabatan tangan muncul rasa bersaudara). Hal ini perlu perlu disyukuri kepada Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah dan pada perjumpaan itu pulalah Allah memberikan kesempatan (media) ampunan kepada kita, sebagaimana kesempatan memohon ampunan (berdoa) melalui shalat, sebelum berbuka puasa dan media berdo’a lainnya.

Tentunya, ampunan tersebut akan diperoleh, apabila juga mengerjakan perintah-Nya (wajib), anjuran-Nya (sunnah) dan menjauhi yang dilarang-Nya (haram). Mari kita biasakan mengucapkan salam, berjabatan tangan dan mengucapkan Alhamdulillah dan Istighfar!

Semoga bermanfaat, dari berbagai sumber, mohon dikritisi dan silahkan share.

Wassalam,
Lembaga Surau.