Assalamu’alaikum wr. wb.
Bismillah waalhamdulillah.
Allahumma shalli ala Muhammad wa ala aali Muhammad.

Ijinkan saya menyampaikan Taushiah Singkat Lima Menit (TASLIM) pada pagi yang berkah ini, dengan judul, “Bolehkah Seorang Muslimah Memajang Profil Fotonya di Media Sosial?”

PENGAMATAN :
Kebanyakkan pengguna WA memajang profil fotonya sendiri atau bersama keluarganya atau orang lain.

PERSOALAN :
Apakah boleh seseorang muslimah memajang profil fotonya di WA (media sosial) ?

DALIL-DALIL :
Sebelum menjawab pertanyaan diatas, boleh atau tidaknya seorang muslimah memajang profil fotonya di WA. Ada pertanyaan yang perlu dijawab, yaitu “Kenapa harus ada pertanyaan itu ?”.

Karena wanita itu adalah aurat dan berbahaya bagi lelaki yang melihatnya, yang bisa menyebabkan fitnah. Benarkan? Masalah ini menjadi perhatian dan peringatan oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya yang artinya :

“Saya tidak meninggalkan satu fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki selain (ujian) terhadap wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Selanjutnya, apakah boleh seorang muslimah memajang profil fotonya seperti pada WA? Untuk menjawab, maka pertama dilihat adalah, adakah manfaatnya? Apabila ada manfaatnya, maka kedua kita lihat adalah, apakah ada kerusakkannya?

Apabila manfaatnya lebih kecil, dibandingkan kerusakkannya, maka seorang muslimah dilarang
memajang profil fotonya di WA. Terus, apakah ini cukup berdasar? Tentu saja berdasar, bukankah kaidah hukum islam :

“Mencegah Kerusakkan Lebih Diutamakan Ketimbang Mngambil Manfaatnya”

Tentu saja, apabila tidak ada manfaatnya; dan ada pula efeknya (kerusakannya), maka wajib ditinggalkan, bukankah ini suatu yang sia-sia? Sebagaimana sabda Rasulullah yang artinya :

“Diantara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. At Tirmudzi dan Ibnu Majah).

Bagaimana dengan profil fotonya sudah berhijab atau bercadar? Memang, maksud taushiah ini bagi wanita yang berhijab (bercadar), bukankah muslimah tidak berhijab sudah berdosa (engkar akan ketetapan Allah), apalagi profilnya tidak berhijab, maka semakin ia mendulang dosanya, bukankah begitu?

KESIMPULAN :
Jika ada manfaat, tetapi kerusakan lebih besar, maka tinggalkanlah!

CATATAN :
Referensi dari berbagai sumber, apabila ada kesalahan, mohon koreksi. Mudah-mudahan bermanfaat, silakan share, aamiin.

Wassalam,
Lembaga Surau.